Waspada Penyakit Schizofrenia Yang Mengancam Kesehatan Mental Anda

Kesulitan ekonomi yang banyak dialami masyarakat sekarang ini, secara tidak langsung memberikan beban psikologis yang membuat seseorang yang tidak mampu mengatasi beban tersebut mengalami gangguan mental. Salah satu penyakit yang mengganggu kesehatan jiwa masyarakat Indonesia adalah penyakit schizofrenia. Seseorang yang didiagnosis mengidap schizofrenia akan mengalami delusi dan halusinasi berlebih hingga mengganggu interaksi sosialnya.

Waspada Penyakit Schizofrenia Yang Mengancam Kesehatan Mental Anda

Penyebab Penyakit Schizofrenia

Di Indonesia sendiri, kalangan penderita schizofrenia tersebar dari usia remaja hingga orangtua dengan beberapa penyebab seperti:

  • Penyalahgunaan narkotik

Meski tidak menyebabkan schizofrenia secara langsung, namun penggunaan narkotik seperti sabu-sabu, ganja, kokain, dan heroin akan memicu abnormalitas sistem saraf pusat. Hal tersebut karena pada umumnya narkotik memiliki efek untuk menenangkan saraf dan ketika digunakan dalam kadar berlebih, sinyal listrik yang dialirkan ke otak akan mulai terganggu dan hal tersebut sedikit banyak menyebabkan daya pikir maupun kekebalan tubuh pengguna narkotik menurun. Disamping itu, ketika pengguna sendiri sudah menjadi seorang pecandu, tentu ada efek halusinasi yang semakin lama mempengaruhi pola pikir pecandu itu sendiri.

  • Trauma

Ketika ada seseorang yang menderita trauma akibat kehilangan keluarga dan mata pencaharian, perceraian, atau pelecehan seksual, maka secara tidak langsung rasa trauma yang dialami akan membuat orang yang bersangkutan mulai menutup diri pada lingkungan sosialnya. Disamping itu, efek ekstrim yang mungkin dialami adalah pengalihan kebutuhan pada obat-obatan dan alkohol. Hal tersebut membuat aktivitas otak mulai terganggu begitupula kejiwaan yang mulai tidak stabil.

  • Depresi
Baca Juga  Bahaya Pre-Eklampsia Terhadap Kehamilan

Depresi dapat dikatakan cukup berbeda dengan trauma, karena penyebab depresi ini umumnya berasal dari diri sendiri, contohnya ketika ada seseorang yang terlilit hutang kemudian diberhentikan dari tempatnya bekerja, karena ketidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, orang yang bersangkutan lama kelamaan merasa stress psikologis yang mengarah pada gejala schizofrenia.

  • Penggunaan obat kimia

Ketika seseorang mengatasi stres atau depresi yang dialami dengan menggunakan obat-obatan mengandung senyawa penenang tertentu, secara tidak langsung senyawa obat tersebut akan mempengaruhi aktifitas otak dan aktifitas otak yang tidak seimbang lama kelamaan akan memunculkan gejala kejiwaan yang mengarah ke gangguan schizofrenia seperti mudah emosi, insomnia, dan halusinasi.

Gejala Penyakit Schizofrenia

Dari berbagai penyebab schizofrenia diatas, umumnya ada beberapa gejala yang terkadang tidak dianggap serius karena beberapa orang normal pun juga akan mengalaminya. Disamping itu, pemahaman masyarakat yang salah tentang Schizofrenia, terutama di daerah pelosok menjadikan deteksi gejala Schizofrenia di Indonesia lambat dan bahkan tidak ditangani dengan tepat. Terkait gejala sendiri ada dua jenis gejala yang berhubungan dengan penyakit Schizofrenia, yaitu:

1. Gejala positif penyakit schizofrenia

Gejala positif adalah gejala psikotik yang munculnya berulang pada penderita Schizofrenia, terutama ketika gejala negatif yang dialami sudah semakin serius, seperti:

  • Delusi

Munculnya sebuah kepercayaan di benak pasien yang tidak didasari logika dan kenyataan, contohnya ketika seseorang menderita Schizofrenia setelah dirampok, orang tersebut membeli banyak kunci dan mengunci kamarnya karena beranggapan dengan kunci yang banyak rumahnya akan aman.

  • Halusinasi
Baca Juga  Cara Menghilangkan Panu Dengan Cepat dan Alami

Rangsangan pada panca indra untuk melihat sesuatu yang tidak nyata, contohnya ketika ada seorang wanita yang kehilangan suaminya, berkata pada keluarganya bahwa sang suami masih hidup sementara orang yang dimaksud sebenarnya sudah meninggal.

  • Perubahan sikap

Gejala yang satu ini adalah gejala yang paling harus diwaspadai karena ketika penanganan yang dilakukan salah, bukan tidak mungkin orang disekitar pasien akan dilukai karena ada anggapan dalam diri sang pasien untuk mengamankan diri sendiri dengan tindakan yang diluar akal sehat.

2. Gejala negatif penyakit schizofrenia

Gejala negatif adalah gejala yang secara tidak langsung memicu munculnya gejala positif, seperti perasaan tidak aman atau penuh curiga pada orang sekitar, motivasi menurun drastis, tertawa atau berbicara pada diri sendiri, paranoid yang terasa tidak masuk akal, dan mulai menarik diri dari lingkungan pergaulan sosial.

Dari berbagai gejala yang dibahas diatas, ketika Anda menemui pasien yang menunjukkan gejala serupa, tindakan yang dapat dilakukan adalah memberikan dukungan secara psikologis dan bukan memusuhinya. Karena ketika Anda mengisolir pasien Schizofrenia bukan tidak mungkin yang terjadi adalah kemunculan gejala yang lebih serius.

Waspada Penyakit Schizofrenia Yang Mengancam Kesehatan Mental Anda | admin | Tags: , , ,